Artikel ini dari kompas
Sebuah kota khusus perempuan (woman city) pertama
di dunia akan dibangun di China.Nantinya, para pria
yang yang tidak mematuhi permintaan perempuan di kota
tersebut akan mendapat hukuman.
Konsep kota yang terletak di distrik Chongqing tersebut
dibangun berdasarkan pada tradisi lokal yang
menerapkan prinsip "aturan perempuan dan lelaki mematuhi,".
Tujuan pembangungan woman city ini antara lain untuk
menarik kunjungan turis. "Di wilayah provinsi Sichuan
dan Chongqing, masih ada ajaran tradisional di mana para
wanita mendominasi dan pria hanya mengikuti peraturan yang
dibuat. Ide tersebut kami ambil untuk menarik para turis,"
kata Li, seorang pejabat pemerintah seperti dikutip Reuters
Departemen turisme di China sudah menyiapkan investasi 300 juta
yuan (26 juta dollar AS) untuk membangun infrastruktur seperti
jalan dan bangunan. "Kami membuka kesempatan bagi investor dari
dalam dan luar negeri," kata Li.

Motto dari kota itu nantinya adalah "setiap perempuan tidak 
pernah membuat salah dan pria tidak boleh
menolak perintahnya". Proyek yang sudah mulai berjalan di
akhir tahun 2005 itu diharapkan selesai dalam waktu 3-5 tahun lagi.

Kelak, jika rombongan tur memasuki woman city, turis perempuan
boleh bersikap dominan, misalnya dalam memilih tempat menginap,
shopping atau menentukan restoran. Dan bila pria-pria menolak,
mereka akan mendapat ganjaran hukuman berupa berlutut, mencuci
piring di restoran dan masih banyak lagi. Anda berminat datang ke
sana?
Sumber : reuters
Penulis : An
Pas, baca ini pertama kali, langsung berimajinasi gimana yah kalo
si'itu' harus patuhin semua perintah2ku :-),
bisa ga tahan kali yahhh..hihihi, misalnya tinggal bilang, mau itu, 
mau ini, mau kesana, mau kesini, ahhh...seruu, kalo dia ga patuh di
hukum berlutut, wuahaha..senangnya